by : Furinka
Lonceng sekolah yang telah berdentang Seolah berkata inilah waktunya Jalan yang selama ini telah mempersatukan kita Mulai terbentang kearah berlawanan Angin lembut membawa doamu
Bagiku yang selalu tertunduk Bagiku yang tak pernah melihat dunia Seolah terperangkap di langit malam tak berbintang Cahayamu telah menyinariku Dan memberi alasan bagiku untuk bersinar sendiri Pergi untuk menapaki jalan yang berlawanan denganmu
Di saat terakhir ini Begitu banyak hal yang ingin kukatakan Pertanyaan yang selama ini selalu kupendam Dan selalu ingin kuketahui bagaimana kau kan menjawabnya
Namun tetap saja, Ribuan kata yang terukir dalam benakku Tak dapat kuucapkan dikala melihat senyum perpisahan itu
Satu satunya harapanku adalah Kelak ketika takdir mempersatukan kembali Aku telah menjadi orang yang pantas berada di sisimu